Minggu, 13 April 2014

Parfum mu

Ada sekilas aroma yang melintas didekat ku bahkan tak jarang mampir untuk menyapaku, enatah dari mana datangnya aroma ini yang jelas angin telah mengantarkannya pada ku,  mungkin angin ingin menyampaikan sesuatu pada ku lewat aroma ini, atau ia hanya ingin aku menikmati aroma yang dulu dapat menenangkan hati ku,

aroma ini tidak asing bagiku, ya mungkin karna ia adalah bagian dari dirimu, hal yang sangat dekat dengan mu, seolah dia adalah sebuah tanda akan ke datangan mu..
enatah ilusi atau hanya perasaan ku saja, atau mungkin hanya sebuah kebetulan, tp setiap kali aroma ini meyapaku, selalu ku dapati kau berdiri di sampingku, hal ini membuat ku yakin bila angin mengantarkannya pada indra penciumanku aku tau itu kau.. bukan yang lain, dan saat kau beranjak aroma itu pun hilang, tak jarang ku dapati aroma itu tetap tinggal menemaniku seolah menggantikan dirimu yang sudah beranjak meninggalkan ku, dan tetap setia di sampingku sampai rutinitasku selesai, ia membuat perasaan ku tenang seperti saat kau di sampingku,

bila angin menyapa ku dengan membawa aroma ini aku slalu melihat ke sekitar ku, berharap aroma ini datang dari mu, tp ternyata tak ada satupun orang di sekitar ku, tak ada kamu yang ku harapkan..
sudah lama aroma ini tak ku rasakan, dan sekarang ia datang bersamaan dengan hembusan angin sore ini,  dan hal ini benar-benar membuatku hidup aku membutuhkan semangat yang mulai padam beberapa minggu ini, dan aroma ini sangat membantu ku.

mungkin harus ku akui.. aku merindukan mu!

Salam rindu dari orang yang menyayangimu

Hai bulan, apa kau tau.. beberapa menit yang lalu bunda menanyakan mu, aku tidak tau angin apa yang menyapa bunda sore ini, atau mungkin kepala bunda habis terbentur  sebuah benda yang sangat keras hingga membuat ia menanyakan dirimu di tengah kesibukannya,

 Ia menelepon ku tadi, setelah ia selesai menanyakan ke adaan ku dan menanyakan ke adaan rumah, tanpa kompromi ia langsung membahas mu, aku kaget sungguh.. andai bunda bisa melihat ekspresiku saat  mendengar ia menyebut nama mu..

Ia menanyakan ke adaan mu, bagaimana pekerjaan mu, dan kau tau.. di menanyakan tugas akhir mu.. tak ku sangka bunda ingat hal itu, dan yang paling membuatku terdiam, bunda menyuruh ku untuk memberitahukan mu bahwa ia mengundang mu di acara makan malam bersama keluarga  besar kami tepat di hari ulang tahunnya, dan bila kau tak keberatan ia juga mengundangmu menginap di villa kami di pangandaran,
sial! aku bingung, apa yang harus ku katakan pada bunda, aku tak mungkin mengajak mu, andai bunda tau usaha ku untuk melupakanmu
aku tau bunda sudah tau tentang kau dan aku, tp entah mengapa dia terus menanyakan  keadaan mu

Hai kau bulan!! sihir apa yang kau gunakan sehingga bunda ku terus mengingat dan menanyakan mu, padahal ia belum pernah berhadapan langsung dengan mu, berbica dengan mu pun tidak pernah..  mungkin ini salah ku karna selalu menceritakan mu pada bunda, sehingga bunda menganggap mu menjadi bagian dari keluarga, 

bulan.. ku harap kau tak keberatan dengan bunda yang terus menanyakan mu karena memang begitulah sifat bunda, ia selalu menayakan siapapun orang yang menurutnya baik dan mungkin berkesan di hatinya, tapi tenang bulan.. aku tak akan menyampaikan hal apapun kepada mu bila bunda menanyakan mu, agar kau tak merasa terganggu, tapi ketahuilah kau memiliki orang yang sayang pada mu meski orang itu tak ada di sekitar mu, dan tak pernah kau tau rupanya.


salam rindu dari orang yang menyayangimu.