Minggu, 02 Februari 2014

Bolehkah?

Kurasa langit bersekongkol dengan awan kelam malam ini...
Ya ini pasti ulah awan itu, entah apa yang awan katakan sehingga langitpun terhasut olehnya malam ini,
Awan ini sungguh menyebalkan!
 ia menyembunyikan bulan dari ku,!
ia menghalangi pandangan ku!

hei kau awan!
Apa salah ku pada mu? Sampai kau tak mengizinkan ku untuk melihat bulan..
Apa yang kau mau? Mengapa kau sembunyikan cahaya bulan dariku?
Mengapa kau begitu egois! Apa salah ku?!
Apa yang harus ku lakukan untuk mu.. agar kau berbaik hati membagi sedikit cahaya itu untuk ku,
Bagaimana lagi caraku meyakinkan mu.., bahwa aku tidak akan mengganggunya! Dan aku tidak akan mengambilnya darimu!!
Aku hanya ingin sedikit cahayanya, sedikiit saja... dan selebihnya akan ku serahkan padamu, ku biarkan itu jadi milik mu.. takkan pernah ku ganggu, sedikitpun tidak.
Jika cahaya itu terlalu berharga, dan aku tak pantas mendapatkannya, maka ku mohon izinkanlah aku melihatnya, izinkan aku memandangnya, memperhatikan setiap detail darinya, dan biarkanlah otakku merekam bayangnya, agar aku tetap dapat melihatnya, meski yang kulihat hanyalah sebuah bayangan, agar aku merasakan bahwa ia tetap ada disampingku, meski ku tau hal itu takkan pernah nyata.

Bolehka??
Maukah kau berbaik hati denganku?
Ku mohon untuk malam ini saja, mau kah kau beranjak dari singasanamu agar aku dapat melihatnya?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar